Kenapa Bayi Menolak Menetek Pada Payudara Ibu ?

Reviewed By : dr. Putri Maulina/ Dokter Laktasi

Banyak pengalaman dari para ibu yang mengatakan bayi menolak menetek pada payudara, kebanyakan bayi marah atau rewel bahkan ketika didekatkan pada payudara ibu. Sebenarnya apa yang terjadi?

Nah, adakah ibu yang mengalami kejadian serupa? Bayi menolak menetek pada payudara ibu sering kali membuat para ibu kebingungan dan patah hati karena proses menyusui pada payudara adalah momen yang menenangkan bagi ibu dan bayi. Alasan kenapa bayi menolak menetek pada payudara ibu biasanya karena dua hal yaitu Nursing Strike atau Bingung Putting. Kita bahas satu persatu ya.Nah, adakah ibu yang mengalami kejadian serupa? Bayi menolak menetek pada payudara ibu sering kali membuat para ibu kebingungan dan patah hati karena proses menyusui pada payudara adalah momen yang menenangkan bagi ibu dan bayi. Alasan kenapa bayi menolak menetek pada payudara ibu biasanya karena dua hal yaitu Nursing Strike atau Bingung Putting. Kita bahas satu persatu ya.

Nursing Strike

Nursing Strike/mogok menyusu biasanya terjadi pada bayi besar. Terdapat beberapa penyebab nursing strike antara lain, hidung tersumbat, batuk, paska imunisasi, ibu berganti sabun/lotio/parfum, atau adanya perubahan pada keseharian bayi atau ibu. Jika ibu mengalami ini, Nursing Strike bisa diatasi dengan ibu dan bayi melakukan skin to skin contact dan observasi penyebabnya untuk diatasi.

Bingung Puting

Kejadian paling sering terjadi pada bayi kecil yang menolak menyusu pada payudara ibu sebagian besar karena penggunaan media pemberian ASIP/Sufor dengan media dot atau media lain. Banyak bayi yang dikenalkan dot dengan berbagai alasan antara lain diberikan sejak lahir oleh tenaga kesehatan ditempat bersalin atau alasan bayi harus latihan saat ibu hendak bekerja. Alasan bayi yang mengenal dot/media lain menjadi bingung puting adalah karena mekanisme menyusu pada payudara dan dot sangat berbeda. Ketika bayi menyusu pada payudara, mulut akan terbuka lebar, gerakan dilakukan oleh otot rongga mulut, pipi, lidah dan langit-langit, sedangkan menyusu menggunakan dot, mulut bayi mencucu, hanya gusi yang berperan dan bayi relatif pasif hanya melakukan gerakan menelan karena adanya pengaruh gravitasi tanpa ”effort” susu/ASIP akan mengalir dengan sendirinya. Hal tersebut menyebabkan bayi malas menghisap saat menetek pada payudara.

Bayi yang biasa minum dengan dot, saat diberikan payudara akan menghisap puting saja seperti bayi menghisap pada dot sehingga ASI yang keluar hanya sedikit, bayi menyusu lepas-lepas akhirnya bayi menangis dan menolak menyusu.

Lalu, apakah bisa bayi yang sudah terlanjur bingung puting menetek kembali ke payudara ibu ?

Ya, dengan dilakukannya relaktasi atau terapi kembalinya bayi untuk menetek pada payudara ibu lagi, dengan metode skin to skin, stop penggunaan media penyebab bingung puting, berikan dengan media lain, dan tentunya dengan konsistensi, kesabaran dan support system keluarga relaktasi bisa dilakukan.

Nah, jika ibu ada yang mengalami cerita serupa dan ingin bisa meneteki bayinya Kembali, Klinik Utama Qirani dapat membantu dan menemani para ibu melakukan proses relaktasi bersama para dokter di tim laktasi kami.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top